Nobu Bank Pasang QRIS Tap di LRT Jakarta, Lintas Kelapa Gading-Manggarai 12,2 Km

Nobu Bank Pasang QRIS Tap di LRT Jakarta, Lintas Kelapa Gading-Manggarai 12,2 Km
Nobu Bank Pasang QRIS Tap di LRT Jakarta, Lintas Kelapa Gading-Manggarai 12,2 Km

LIPUTANEKONOMI.COM — PT Bank National Nobu Tbk menyediakan layanan pembayaran QRIS Tap di seluruh stasiun LRT Jakarta Fase 1B yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Fasilitas nirsentuh ini memungkinkan penumpang membayar tiket tanpa memindai kode QR secara manual. Langkah tersebut menandai masuknya perbankan ke ekosistem transportasi publik yang terintegrasi secara digital.

Peresmian LRT Jakarta Fase 1B memperpanjang rute dari Kelapa Gading hingga Manggarai. Lintasan yang dilalui mencapai 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit.

Nobu Bank menyediakan QRIS Tap di gerbang stasiun sebagai bagian dari dukungan terhadap ekosistem pembayaran digital pada layanan transportasi publik. Penumpang cukup mendekatkan perangkat yang mendukung Near Field Communication (NFC) ke terminal pembayaran.

Mengapa Nobu Bank Masuk ke Sektor Transportasi

Direktur Nobu Bank Steve Marciano Joe menyebut transportasi publik kini bukan sekadar sarana mobilitas. Menurutnya, layanan itu sudah menjadi bagian dari ekosistem digital yang terus berkembang.

"Kami melihat transportasi publik bukan hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem digital yang terus berkembang. Karena itu, kemudahan dalam melakukan pembayaran menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pengalaman masyarakat tetap praktis dan seamless," ujar Steve dalam keterangan pers.

Pembayaran dinilai menjadi komponen kunci pengalaman penumpang. Nobu Bank memandang solusi pembayaran digital sebagai bagian dari transformasi ekosistem mobilitas yang semakin terintegrasi.

Beda QRIS Tap dengan QRIS Biasa

QRIS Tap bekerja tanpa pemindaian kode. Penumpang tidak perlu membuka aplikasi atau mengarahkan kamera ke kode QR di gerbang stasiun.

Cukup mendekatkan ponsel atau kartu berteknologi NFC ke terminal pembayaran. Prosesnya mirip kartu tol elektronik yang ditempelkan ke reader di gerbang.

Metode ini memangkas waktu antrean di jam sibuk. Bagi pengguna harian, selisih beberapa detik per transaksi berdampak pada kelancaran arus penumpang di stasiun.

Dampak bagi Penumpang dan Perbankan

Penumpang LRT Jakarta mendapat opsi pembayaran tambahan selain kartu uang elektronik dan kode QR. Mereka yang perangkatnya sudah mendukung NFC bisa langsung memanfaatkan layanan ini.

Bagi Nobu Bank, kehadiran QRIS Tap membuka jalur akuisisi nasabah baru di titik keramaian. Volume transaksi harian LRT berpotensi mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga dan frekuensi penggunaan kartu.

Langkah ini mengikuti pola bank lain yang memburu kanal pembayaran di sektor transportasi. Integrasi dengan layanan publik dipandang efektif menambah basis pengguna instrumen pembayaran non-tunai.

Perluasan rute LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai menambah jumlah stasiun yang terlayani. Setiap stasiun baru menjadi titik sentuh baru bagi layanan pembayaran digital Nobu Bank.

Keberhasilan QRIS Tap di LRT akan menjadi uji coba bagi rencana ekspansi ke moda transportasi lain. Bank yang berhasil mengunci kanal ini berpeluang menikmati loyalitas transaksi jangka panjang dari penumpang harian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index