Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Utang dan Saham Whoosh, APBN Dijamin Aman

Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Utang dan Saham Whoosh, APBN Dijamin Aman

LIPUTANEKONOMI.COM — Kementerian Keuangan memastikan proses pengalihan utang dan saham proyek Kereta Cepat Whoosh dari konsorsium PT PSBI ke pemerintah memasuki tahap finalisasi. Skema yang disiapkan dijamin tidak akan membebani APBN secara langsung.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, menyatakan pengalihan saham PT Pillar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) kepada pemerintah melalui Kemenkeu kini berada di tahap akhir. Skema pengalihan sudah ditetapkan dan dibahas secara rinci.

Proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh selama ini menanggung beban utang yang signifikan. Pemerintah mengambil alih kewajiban tersebut agar operasional kereta cepat tidak terganggu.

Skema Pengalihan Tanpa APBN

Evita menegaskan skema yang dirancang tidak melibatkan APBN secara langsung dalam pemenuhan kewajiban PT PSBI. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

"Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan dan telah dibahas secara detail, tentunya ini diharapkan tidak melibatkan APBN secara langsung dalam pemenuhan kewajiban PT PSBI," kata Evita.

Kemenkeu tengah memetakan sejumlah aspek agar proses pengalihan kepemilikan dan kewajiban berjalan mulus. Aspek yang dikaji mencakup finansial, bisnis, operasional, hingga hukum.

"Kita saat ini juga supaya pengalihan nanti berjalan dengan terencana, tepat dan juga bisa operasional, tentu diperlukan untuk pemetaan beberapa aspek antara lain finansial, aspek bisnis, operasional, dan tentu hukumnya," jelas Evita.

Dampak ke Keuangan Negara

Pengalihan beban utang Whoosh ke pemerintah sempat menimbulkan kekhawatiran soal risiko fiskal. Pasalnya, nilai investasi proyek kereta cepat ini membengkak dibanding perhitungan awal.

Pemerintah berupaya memastikan langkah tersebut tidak mengganggu postur APBN. Beban utang yang dialihkan diharapkan tetap terkendali tanpa mengorbankan belanja negara untuk program prioritas.

Bagi masyarakat, kelanjutan operasional Whoosh menjadi taruhan. Kereta cepat ini melayani rute Jakarta-Bandung dan menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis nasional.

Langkah Selanjutnya

Kemenkeu belum memerinci jadwal pasti penyelesaian pengalihan. Proses finalisasi masih berjalan dengan mempertimbangkan seluruh aspek yang tengah dipetakan.

Setelah pengalihan rampung, pemerintah akan menjadi pemegang saham langsung melalui Kemenkeu. Struktur kepemilikan baru ini diharapkan memperjelas tanggung jawab atas kewajiban PT PSBI.

Yang terpenting, publik menanti kepastian bahwa langkah ini benar-benar tidak membebani APBN. Pemerintah menyatakan skema sudah matang dan tinggal menunggu implementasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index