Retrofuturisme: Cara Orang Zaman Dulu Bayangkan Masa Depan

Sabtu, 19 September 2026 | 14:17:00 WIB
Retrofuturisme: Cara Orang Zaman Dulu Bayangkan Masa Depan

LIPUTANEKONOMI.COM — Kumpulan gambar retrofuturistik memperlihatkan bagaimana orang zaman dulu membayangkan masa depan, dari mobil terbang hingga dunia penuh teknologi canggih. Visual-visual ini muncul kembali di kanal FotoINET detikInet dan jadi bahan perbincangan tersendiri di kalangan penggemar sci-fi. Bagi gamer, estetika ini terasa akrab karena banyak game besar meminjamnya sebagai fondasi dunia.

Gambar-gambar bergaya retrofuturistik kembali muncul di kanal FotoINET detikInet. Visual itu menampilkan angan-angan orang di masa lalu soal kehidupan modern, mulai dari mobil terbang sampai kota yang dipenuhi perangkat canggih.

Bagi gamer, estetika semacam ini bukan hal asing. Sejumlah judul besar sudah lama memakai bahasa visual serupa untuk membangun dunia mereka.

    Dari Mobil Terbang ke Kota Penuh Teknologi

    Kumpulan gambar itu memperlihatkan bagaimana generasi sebelumnya membayangkan masa depan. Mobil terbang jadi salah satu elemen yang paling sering muncul. Teknologi canggih yang menyerbu kehidupan sehari-hari juga jadi tema berulang.

    Bayangan tersebut lahir jauh sebelum internet dan smartphone jadi barang biasa. Karena itu, hasilnya terasa unik ketika dibandingkan dengan kenyataan sekarang.

    Kenapa Estetika Ini Akrab di Dunia Game

    Retrofuturisme sudah jadi bahasa visual yang mapan di industri game. Fallout memakai bayangan era 1950-an soal masa depan pasca-perang nuklir. BioShock membangun kota bawah laut dengan sentuhan desain art deco. Cyberpunk 2077 mengambil sisi lain, yakni masa depan yang penuh neon dan teknologi tinggi tapi tetap kotor.

    Genshin Impact juga menyentuh nuansa serupa lewat region Fontaine yang mengangkat teknologi uap dan mekanisme mesin. Pemain yang terbiasa menjelajah dunia-dunia itu akan langsung mengenali pola visual di gambar-gambar retrofuturistik tersebut.

    Mobil Terbang yang Belum Jadi Kenyataan

    Hingga sekarang, mobil terbang masih jauh dari penggunaan massal. Produsen kendaraan dan startup memang terus mengembangkan prototipe, tapi regulasi dan infrastruktur jadi penghambat utama. Di sisi lain, teknologi yang dulu dianggap fiksi justru sudah masuk ke kantong pemain lewat perangkat mobile dan koneksi internet cepat.

    Bagi komunitas game, gambar-gambar semacam ini sering jadi bahan inspirasi konsep. Banyak desainer level dan art director mengaku menimba ide dari arsip visual era lama.

    Koleksi lengkapnya bisa dilihat langsung di kanal FotoINET detikInet. Buat yang penasaran dengan akar estetika game favoritnya, galeri itu layak ditelusuri.

Terkini