JAKARTA - Mobilitas masyarakat antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan kawasan Solo Raya terus meningkat dari waktu ke waktu.
Banyak warga yang setiap hari melakukan perjalanan untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan aktivitas bisnis. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap transportasi publik yang cepat, efisien, dan terjangkau menjadi semakin penting.
Salah satu moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat di jalur ini adalah kereta rel listrik atau KRL Jogja–Solo. Layanan ini dikenal mampu memberikan perjalanan yang relatif cepat dibandingkan moda transportasi lain, sekaligus menawarkan tarif yang cukup terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat.
Selain itu, keberadaan KRL juga dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat antara Yogyakarta dan Solo yang sering mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk maupun akhir pekan.
Dengan menggunakan transportasi berbasis rel, perjalanan menjadi lebih efisien karena tidak terpengaruh kondisi lalu lintas di jalan raya.
Pada Selasa, 10 Maret 2026, layanan KRL Jogja–Solo kembali beroperasi dengan jadwal perjalanan yang cukup padat sejak pagi hingga malam hari. Penumpang dapat memanfaatkan layanan ini dari sejumlah stasiun keberangkatan di Yogyakarta sebelum melanjutkan perjalanan menuju Solo Raya.
KRL Jogja Solo Jadi Andalan Transportasi Harian
Layanan KRL Jogja–Solo kembali beroperasi melayani mobilitas masyarakat pada Selasa (10/3/2026). Moda transportasi massal ini menjadi pilihan utama perjalanan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan kawasan Solo Raya sejak pagi hingga malam hari.
Kereta rel listrik ini tetap menawarkan tarif terjangkau sebesar Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Tarif yang relatif murah membuat KRL menjadi pilihan transportasi favorit bagi masyarakat yang melakukan perjalanan secara rutin. Baik pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan dapat memanfaatkan layanan ini untuk bepergian dengan biaya yang lebih hemat.
Selain faktor harga, KRL juga menawarkan kenyamanan perjalanan karena memiliki jadwal yang cukup sering serta waktu tempuh yang relatif stabil. Hal ini membuat perjalanan antarkota menjadi lebih mudah diprediksi dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.
Rute Perjalanan Menghubungkan Banyak Stasiun Penting
Perjalanan KRL Jogja–Solo dimulai dari Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan. Selanjutnya kereta melintasi sejumlah stasiun penyangga seperti Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, hingga Stasiun Klaten sebelum berakhir di Stasiun Palur.
Koridor ini dikenal sebagai salah satu jalur transportasi publik tersibuk di kawasan selatan Jawa Tengah karena menghubungkan pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.
Dengan rute yang melewati banyak stasiun strategis, KRL memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai wilayah yang berada di sepanjang jalur tersebut. Penumpang dapat naik maupun turun di stasiun yang paling dekat dengan tujuan mereka.
Keberadaan jaringan stasiun yang cukup luas juga membuat layanan ini semakin efektif dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Jadwal Lengkap Keberangkatan KRL Jogja Solo
Berikut jadwal lengkap perjalanan KRL Jogja–Solo pada Selasa 10 Maret 2026.
Keberangkatan dari Stasiun Tugu Yogyakarta
05.05 WIB
06.00 WIB
07.05 WIB
07.54 WIB
08.49 WIB
10.56 WIB
12.07 WIB
13.57 WIB
15.01 WIB
16.10 WIB
17.35 WIB
18.08 WIB
20.15 WIB
21.20 WIB
22.35 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Lempuyangan
05.10 WIB
06.06 WIB
07.10 WIB
07.59 WIB
08.54 WIB
11.01 WIB
12.12 WIB
14.02 WIB
15.06 WIB
16.15 WIB
17.40 WIB
18.13 WIB
20.20 WIB
21.25 WIB
22.40 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Maguwo
05.17 WIB
06.13 WIB
07.17 WIB
08.06 WIB
09.01 WIB
11.08 WIB
12.19 WIB
14.10 WIB
15.13 WIB
16.22 WIB
17.47 WIB
18.20 WIB
20.27 WIB
21.32 WIB
22.47 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Brambanan
05.26 WIB
06.21 WIB
07.25 WIB
08.14 WIB
09.09 WIB
11.16 WIB
12.27 WIB
14.19 WIB
15.22 WIB
16.30 WIB
17.55 WIB
18.28 WIB
20.36 WIB
21.40 WIB
22.56 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Srowot
05.33 WIB
06.28 WIB
07.32 WIB
08.21 WIB
09.16 WIB
11.23 WIB
12.34 WIB
14.26 WIB
15.29 WIB
16.37 WIB
18.01 WIB
18.35 WIB
20.43 WIB
21.47 WIB
23.03 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Klaten
05.40 WIB
06.35 WIB
07.39 WIB
08.28 WIB
09.23 WIB
11.30 WIB
12.41 WIB
14.33 WIB
15.36 WIB
16.44 WIB
18.08 WIB
18.42 WIB
20.50 WIB
21.54 WIB
23.10 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Ceper
05.49 WIB
06.44 WIB
07.48 WIB
08.37 WIB
09.32 WIB
11.39 WIB
12.50 WIB
14.42 WIB
15.45 WIB
16.53 WIB
18.17 WIB
18.51 WIB
20.59 WIB
22.03 WIB
23.19 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Delanggu
05.56 WIB
06.51 WIB
07.55 WIB
08.44 WIB
09.39 WIB
11.46 WIB
12.57 WIB
14.49 WIB
15.52 WIB
17.12 WIB
18.24 WIB
18.58 WIB
21.06 WIB
22.10 WIB
23.26 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Gawok
06.03 WIB
06.57 WIB
08.01 WIB
08.51 WIB
09.45 WIB
11.52 WIB
13.03 WIB
14.56 WIB
15.58 WIB
17.18 WIB
18.30 WIB
19.04 WIB
21.12 WIB
22.17 WIB
23.33 WIB
Tiba di Stasiun Palur (Tujuan Akhir)
06.26 WIB
07.20 WIB
08.29 WIB
09.18 WIB
10.12 WIB
12.18 WIB
13.30 WIB
15.21 WIB
16.25 WIB
17.45 WIB
18.57 WIB
19.28 WIB
21.40 WIB
22.43 WIB
00.00 WIB
Transportasi Ramah Lingkungan Bagi Mobilitas Regional
Tingginya frekuensi perjalanan KRL Jogja–Solo memberikan alternatif transportasi yang efisien, cepat, dan ramah lingkungan. Kehadiran layanan ini juga membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalur Yogyakarta–Solo yang kerap mengalami kepadatan, terutama saat akhir pekan.
Dengan jadwal keberangkatan yang tersebar sepanjang hari, layanan KRL Jogja–Solo memberikan fleksibilitas perjalanan bagi pekerja, pelajar, maupun wisatawan yang beraktivitas di Yogyakarta dan wilayah Solo Raya.
Ke depan, keberadaan transportasi publik berbasis rel seperti KRL diharapkan terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak wilayah. Dengan sistem transportasi yang semakin terintegrasi, mobilitas masyarakat akan menjadi lebih mudah, efisien, serta berkelanjutan bagi lingkungan.