Hasnur Internasional

Hasnur Internasional Resmi Operasikan Armada Baru ke-23 untuk Perkuat Logistik

Hasnur Internasional Resmi Operasikan Armada Baru ke-23 untuk Perkuat Logistik
Hasnur Internasional Resmi Operasikan Armada Baru ke-23 untuk Perkuat Logistik

JAKARTA - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) resmi menambah armada baru untuk memperkuat kapasitas logistik dan keandalan operasional. 

Penambahan ini diharapkan mendukung distribusi komoditas melalui jalur sungai dan laut. Dengan strategi ini, perseroan menegaskan komitmen menjaga layanan tetap efisien dan siap pakai.

Pengoperasian armada baru terdiri atas kapal tugboat TB Hasnur 27 dan barge BG Hasnur 3313. TB Hasnur 27 memiliki tenaga mesin 2.200 horsepower (HP), sedangkan BG Hasnur 3313 mampu mengangkut hingga 10.300 metrik ton. Dengan tambahan ini, total armada milik Hasnur Internasional kini mencapai 23 set armada.

Langkah penambahan armada menjadi bagian strategi jangka menengah untuk meningkatkan fleksibilitas layanan. Perseroan ingin memastikan semua armada siap digunakan sesuai kebutuhan operasional. Efisiensi pengangkutan komoditas pun diharapkan meningkat signifikan dengan armada tambahan ini.

Peningkatan Kapasitas dan Keandalan Operasional

Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk., Laorentina Devi, menekankan penguatan armada dilakukan secara terukur. Tujuannya untuk menjaga kinerja armada sekaligus mengontrol biaya operasional. 

“Pengoperasian TB Hasnur 27 dan BG Hasnur 3313 merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan armada HIS tetap siap, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan operasional,” ujarnya.

Penambahan armada akan membantu perseroan mengelola kebutuhan operasional di jalur sungai maupun jalur sungai–laut. Fleksibilitas armada memungkinkan perusahaan menghadapi perubahan permintaan pelanggan. Hal ini penting untuk menjaga kontinuitas layanan dan kepuasan pelanggan.

Efisiensi menjadi fokus utama dalam pengoperasian armada baru. Perseroan berharap pengelolaan biaya dan pemeliharaan armada tetap optimal. Setiap unit armada dirancang agar produktivitas tetap tinggi tanpa mengorbankan keselamatan.

Keselamatan dan Kualitas Armada sebagai Prioritas

Selain kapasitas, aspek keselamatan menjadi perhatian utama HAIS. Semua armada baru dipastikan memenuhi standar teknis dan keselamatan yang berlaku. Hal ini menjadi fondasi penting untuk menjaga produktivitas operasional jangka panjang.

Laorentina menambahkan, kualitas armada menjadi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Investor, pelanggan, dan mitra bisnis bisa mengandalkan kinerja armada yang terjaga. “Kualitas armada yang terjaga menjadi fondasi penting dalam mendukung produktivitas operasional serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor,” jelasnya.

Perusahaan menekankan pengoperasian armada baru selalu memperhatikan prosedur teknis dan keselamatan. Setiap kapal diuji ketahanan dan kesiapan sebelum mulai beroperasi. Upaya ini juga memastikan risiko operasional dapat diminimalkan.

Strategi Jangka Menengah dan Daya Saing Industri

Penguatan armada merupakan bagian dari strategi jangka menengah HAIS untuk meningkatkan daya saing. Armada yang lebih banyak mendukung produktivitas dan fleksibilitas layanan komoditas. Perseroan ingin menempatkan diri sebagai pemain andal di industri pelayaran nasional.

Selain itu, pengoperasian armada baru sejalan dengan fokus pada operational excellence. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi prioritas. Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan menjadi target utama perseroan melalui langkah ini.

Strategi jangka menengah juga mencakup pengelolaan biaya dan sumber daya manusia. Efisiensi operasional dan pelayanan yang andal menjadi kombinasi utama. Dengan begitu, HAIS dapat mempertahankan reputasi sebagai perusahaan pelayaran profesional.

Komitmen Budaya Lokal dan Tradisi Tampung Tawar

Peluncuran armada baru disertai prosesi Tampung Tawar, tradisi masyarakat Muslim Dayak Kalimantan. Prosesi ini sarat doa dan harapan untuk keselamatan armada dan kelancaran operasional perusahaan. Melalui tradisi ini, HAIS menegaskan komitmen menghormati nilai-nilai budaya lokal.

Prosesi Tampung Tawar menjadi simbol harmonisasi antara modernisasi operasional dan identitas budaya. Perseroan menekankan bahwa nilai-nilai lokal tetap menjadi bagian penting dari identitas perusahaan. Dengan demikian, peluncuran armada baru tidak hanya soal kapasitas logistik, tetapi juga penghormatan terhadap tradisi.

Langkah ini memperkuat hubungan HAIS dengan masyarakat setempat. Keterlibatan budaya lokal menambah makna sosial dari pengembangan armada. Keberlanjutan operasional sekaligus dilandasi rasa hormat terhadap komunitas menjadi strategi jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index