AirAsia Tambah Penerbangan Berau Surabaya untuk Dukung Arus Mudik Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 | 12:01:48 WIB
AirAsia Tambah Penerbangan Berau Surabaya untuk Dukung Arus Mudik Lebaran

JAKARTA - Menjelang musim mudik Lebaran, permintaan tiket pesawat dari berbagai daerah biasanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Situasi tersebut juga dirasakan pada rute penerbangan yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan sejumlah kota di Pulau Jawa.

Pada periode pertengahan Maret, tiket penerbangan untuk rute tertentu bahkan telah habis terjual. Kondisi tersebut mendorong maskapai untuk mengambil langkah cepat agar kebutuhan perjalanan masyarakat tetap dapat terpenuhi. Penambahan layanan penerbangan pun menjadi salah satu solusi untuk mengatasi lonjakan permintaan tersebut.

Menyikapi ludesnya tiket pesawat pada periode 14 hingga 20 Maret yang menjadi momen krusial mudik Lebaran 1447 Hijriah, maskapai penerbangan Air Asia mengambil langkah taktis. 

Maskapai tersebut mengajukan penambahan frekuensi penerbangan guna mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi penumpukan calon penumpang di bandara.

Penambahan Frekuensi Penerbangan dari Bandara Kalimarau

Upaya penambahan penerbangan dilakukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat dari Kabupaten Berau menuju Pulau Jawa. Bandara Kalimarau menjadi salah satu titik keberangkatan penting bagi masyarakat di wilayah tersebut. Dengan penambahan jadwal penerbangan, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan.

Frekuensi penerbangan dari Bandara Kalimarau menuju Pulau Jawa resmi dilipatgandakan guna mencegah penumpukan calon penumpang. Kebijakan ini diambil setelah melihat tingginya minat masyarakat yang ingin menggunakan transportasi udara menjelang Lebaran. Dengan tambahan penerbangan, kapasitas angkut penumpang juga dapat meningkat secara signifikan.

Penambahan jadwal terbang ini mulai diberlakukan secara efektif pada 19 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil agar penambahan penerbangan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan. Dengan jadwal tambahan tersebut, pergerakan penumpang di bandara diharapkan dapat lebih terdistribusi dengan baik.

Rute Surabaya Balikpapan Berau Kini Dua Kali Sehari

Rute penerbangan yang mendapatkan penambahan frekuensi adalah jalur yang menghubungkan Surabaya, Balikpapan, dan Berau. Jalur ini selama ini menjadi salah satu rute penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke Pulau Jawa. Tingginya permintaan tiket menjadi alasan utama dilakukannya penambahan jadwal penerbangan.

Rute penerbangan Surabaya–Balikpapan–Berau dan sebaliknya sebelumnya hanya dilayani satu kali penerbangan setiap hari. Namun dengan adanya kebijakan baru tersebut, maskapai kini siap melayani perjalanan hingga dua kali dalam sehari. Penambahan frekuensi ini diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan tiket selama periode mudik.

Langkah ini juga memberikan fleksibilitas lebih bagi masyarakat dalam memilih waktu keberangkatan. Penumpang yang sebelumnya kesulitan mendapatkan tiket kini memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh kursi penerbangan. Dengan demikian, perjalanan mudik menggunakan pesawat dapat berlangsung lebih lancar.

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebih Panjang

Pihak pengelola Bandara Kalimarau juga memberikan gambaran mengenai potensi pergerakan penumpang selama musim mudik. Kepala Bandara Kalimarau Patah Atabri memprediksi bahwa kepadatan arus mudik tahun ini akan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh durasi libur Lebaran yang relatif panjang.

Konsentrasi pergerakan masyarakat diperkirakan merata sejak 14 hingga 20 Maret. Kondisi tersebut membuat puncak arus mudik tidak terfokus pada satu hari tertentu saja. Dengan sebaran waktu perjalanan yang lebih luas, potensi kepadatan dapat lebih terdistribusi.

“Ini kebetulan untuk periode angkutan lebaran 2026 ini liburnya agak panjang, jadi puncaknya juga tidak terfokus pada satu hari saja,” jelasnya. Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa arus perjalanan masyarakat akan berlangsung secara bertahap. Dengan demikian, aktivitas bandara diperkirakan tetap ramai selama beberapa hari berturut-turut.

Posko Terpadu Disiapkan untuk Layanan Mudik

Selain menambah jadwal penerbangan, pihak pengelola bandara juga mempersiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran arus mudik. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengaktifkan Pos Terpadu Pelayanan Lebaran. Posko ini bertujuan memberikan layanan tambahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik.

Pusat komando pelayanan tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret. Aktivasi posko ini dilakukan sesuai dengan instruksi dari Menteri Perhubungan untuk meningkatkan kesiapan transportasi selama masa Lebaran. Dengan adanya posko terpadu, berbagai kebutuhan penumpang dapat ditangani dengan lebih cepat.

Pengamanan di area bandara juga akan diperkuat melalui kerja sama berbagai pihak. Aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan Kabupaten turut dilibatkan dalam pengamanan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas penerbangan selama musim mudik.

“Insya Allah akan dibuka tanggal 13 Maret. Di bandara ada posko sendiri, nanti dari Polres, terminal-terminal, atau di pelabuhan juga ada posko-posko serupa untuk melayani masyarakat,” pungkas Patah. 

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan persiapan tersebut, perjalanan mudik melalui Bandara Kalimarau diharapkan dapat berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Terkini