Bank UMKM Jatim Catatkan Laba Tumbuh Signifikan pada 2025

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:33:56 WIB
Bank UMKM Jatim Catatkan Laba Tumbuh Signifikan pada 2025

JAKARTA - PT BPR Jatim (Perseroda), yang lebih dikenal dengan nama Bank UMKM Jatim, berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang sangat positif sepanjang tahun 2025. 

Laba bersih yang tercatat sebesar Rp27,86 miliar menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan, yaitu sebesar 36,23% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Pencapaian ini bukan hanya menggambarkan kesuksesan bank dalam mengelola sumber daya keuangan, tetapi juga merupakan bukti nyata dari efektivitas strategi bisnis yang diterapkan, khususnya dalam sektor pembiayaan UMKM.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad, dijelaskan bahwa keberhasilan ini sebagian besar didorong oleh penyaluran kredit yang tepat sasaran, khususnya untuk sektor-sektor produktif yang menjadi fokus utama bank tersebut. 

Selain laba, Bank UMKM Jatim juga mengalami peningkatan signifikan dalam total aset yang tercatat pada akhir tahun 2025, mencapai Rp3,95 triliun atau tumbuh 14,93% dibandingkan tahun sebelumnya.

Fokus pada Sektor Produktif Dorong Pencapaian Laba

Salah satu faktor kunci yang mendorong pencapaian laba Bank UMKM Jatim adalah strategi fokus pada sektor produktif, yang merupakan inti dari visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Nawa Bhakti Satya. 

Sebagian besar kredit yang disalurkan, yaitu sekitar 93,65%, dialokasikan untuk sektor-sektor produktif. Sektor perdagangan menjadi kontributor terbesar dengan total penyaluran kredit mencapai Rp1,16 triliun, disusul dengan sektor pertanian (Rp691,8 miliar), jasa (Rp441,5 miliar), dan peternakan (Rp285,5 miliar).

Keberhasilan dalam penyaluran kredit ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara Bank UMKM Jatim dengan berbagai program pemerintah, termasuk program Prokesra yang menawarkan bunga rendah sebesar 3% untuk pelaku usaha ultra mikro. 

Dengan dukungan penuh terhadap sektor UMKM, bank ini berhasil membantu ribuan pelaku usaha kecil dan menengah di Jawa Timur untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.

Strategi Perbaikan Kualitas Aset dan Penurunan NPL

Selain fokus pada penyaluran kredit produktif, Bank UMKM Jatim juga berhasil meningkatkan kualitas asetnya secara signifikan. Salah satu indikator kinerja yang menunjukkan perbaikan adalah penurunan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL). 

Pada 2024, rasio NPL bank tercatat sebesar 9,94%, sementara pada 2025 rasio tersebut berhasil ditekan menjadi 7,54%. Penurunan ini menunjukkan bahwa Bank UMKM Jatim berhasil memperbaiki kualitas portofolio kreditnya melalui pengelolaan risiko yang lebih baik.

Target Bank UMKM Jatim untuk tahun 2026 adalah menurunkan rasio NPL lebih lanjut, dengan menargetkan angka 5%. Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk memperkuat stabilitas keuangan dan menjaga kualitas pembiayaan yang diberikan kepada UMKM.

Inovasi Digital Menjadi Kunci Masa Depan Bank UMKM Jatim

Melihat tren kebutuhan transaksi yang semakin mengarah ke digital, Bank UMKM Jatim berkomitmen untuk terus berinovasi dalam layanan perbankannya. Bank ini saat ini tengah mempersiapkan peluncuran layanan Mobile Banking, yang akan melengkapi berbagai produk digital yang sudah ada seperti QRIS dan layanan ATM 24 jam.

Menurut Irwan Eka Wijaya Arsyad, perkembangan teknologi digital adalah bagian penting dalam memastikan nasabah mendapatkan akses yang cepat, aman, dan efisien terhadap layanan perbankan. 

Selain itu, dengan semakin berkembangnya transaksi berbasis digital, inovasi seperti layanan Mobile Banking diharapkan dapat mendongkrak jumlah nasabah yang lebih luas, khususnya dari kalangan generasi muda yang semakin mengandalkan teknologi untuk melakukan transaksi keuangan.

Irwan menyatakan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun lompatan bagi Bank UMKM Jatim, dengan memanfaatkan inovasi digital untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Optimisme untuk Tahun 2026 dan Target Pertumbuhan

Untuk tahun 2026, Bank UMKM Jatim sudah menyiapkan berbagai target yang ambisius. Bank ini menargetkan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) masing-masing sebesar 11%. Sementara untuk total aset, Bank UMKM Jatim berharap dapat mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,8%. 

Untuk mendukung pencapaian tersebut, Bank UMKM Jatim akan terus memperluas layanan digital dan meningkatkan efisiensi operasional melalui teknologi.

Di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri perbankan, terutama pada sektor UMKM, inovasi dan fokus pada sektor produktif menjadi kunci keberhasilan Bank UMKM Jatim. 

Bank ini tidak hanya mengandalkan pembiayaan kredit untuk sektor-sektor tertentu, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan visi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Jawa Timur.

Terkini