JAKARTA - Pembukaan rute internasional baru menjadi sinyal positif bagi geliat pariwisata Belitung yang terus bersiap menyambut wisatawan mancanegara.
Maskapai Scoot resmi buka rute Singapura - Belitung yang dinilai mampu memperluas konektivitas daerah ke pusat perjalanan internasional. Kehadiran penerbangan langsung ini mempertegas kesiapan Belitung tampil lebih percaya diri di mata dunia.
Bupati Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Djoni Alamsyah Hidayat, memastikan maskapai Scoot secara resmi membuka layanan penerbangan langsung (direct flight) rute Singapura - Belitung mulai 2 Mei 2026.
Ia menyampaikan kepastian tersebut sebagai hasil dari proses komunikasi dan koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya. Langkah ini dinilai sebagai tonggak penting bagi penguatan akses wisata internasional ke Belitung.
"Mulai 2 Mei maskapai Scoot akan melayani rute penerbangan langsung dari Singapura ke Belitung dan ini sudah positif karena mereka sudah bersurat," kata Djoni Alamsyah usai memimpin rapat persiapan penerbangan internasional maskapai Scoot di Tanjungpandan, Kamis.
Pernyataan ini menegaskan bahwa rencana tersebut telah memasuki tahap final. Pemerintah daerah pun mulai mempersiapkan berbagai aspek pendukungnya.
Dorongan Baru bagi Pariwisata Belitung
Menurut dia, kehadiran penerbangan internasional maskapai Scoot ini tentunya akan menjadi angin segar bagi kemajuan pariwisata Belitung. Akses langsung dari Singapura membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan asing. Hal ini juga memperluas jangkauan promosi Belitung ke pasar global.
Ia mengatakan, hal ini lantaran sudah cukup lama pelaku pariwisata dan menantikan kehadiran kembali penerbangan internasional reguler di Belitung. Ketiadaan penerbangan langsung sebelumnya menjadi tantangan bagi sektor pariwisata lokal. Dengan dibukanya rute ini, harapan pelaku usaha wisata kembali menguat.
Penerbangan internasional dinilai dapat mendorong peningkatan okupansi hotel dan aktivitas ekonomi turunan lainnya. Wisatawan mancanegara akan lebih mudah mengakses destinasi unggulan Belitung. Kondisi ini diharapkan menciptakan efek berganda bagi masyarakat setempat.
Proses Panjang Menuju Penerbangan Langsung
Ia menyampaikan pihaknya telah berkunjung ke Singapura pada 18 Juni 2025 guna melakukan komunikasi dan penjajakan pembukaan rute penerbangan internasional Singapura - Belitung bersama maskapai Scoot.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi memperluas konektivitas udara Belitung. Komunikasi intensif menjadi kunci tercapainya kesepakatan ini.
Upaya tersebut, berhasil mendatangkan pihak Scott melakukan survei langsung ke Belitung. Survei ini bertujuan melihat kesiapan bandara dan potensi pasar wisata. Hasilnya menjadi dasar bagi maskapai untuk membuka rute penerbangan.
Rute penerbangan Singapura - Belitung memiliki potensi strategis sebagai penghubung pariwisata Belitung. Singapura dikenal sebagai salah satu pusat transit internasional terbesar di kawasan. Posisi ini memberikan nilai tambah bagi Belitung sebagai destinasi lanjutan.
Singapura sebagai Hub Wisata Internasional
"Karena banyak negara-negara yang ingin ke Belitung dan Singapura sebagai "hub", nanti Singapura yang akan menerbangkan wisatawan ke Belitung baik dari China, Eropa, Amerika yang wisatawannya masih memiliki histori dan emosional dengan Belitung," ujarnya.
Pernyataan ini menyoroti kekuatan strategis Singapura sebagai pintu masuk wisatawan global. Belitung pun berpeluang menjangkau pasar wisata yang lebih luas.
Keberadaan hub internasional memungkinkan alur wisata yang lebih efisien. Wisatawan tidak perlu transit berulang kali untuk mencapai Belitung. Kondisi ini meningkatkan daya saing destinasi di tingkat internasional.
Belitung memiliki nilai historis dan emosional bagi sebagian wisatawan mancanegara. Faktor ini menjadi keunggulan tersendiri dibanding destinasi lain. Penerbangan langsung akan memudahkan mereka kembali berkunjung.
Frekuensi Penerbangan dan Harapan Keberlanjutan
Ia menambahkan, untuk tahap perdana, frekuensi penerbangan Scoot rute Singapura - Belitung dijadwalkan sebanyak dua kali dalam sepekan yakni Rabu dan Minggu. Jadwal ini disesuaikan dengan proyeksi permintaan awal. Pemerintah daerah akan memantau perkembangan keterisian penumpang.
Bupati berharap agar rute penerbangan ini dapat berkelanjutan dengan keterisian penumpang maksimal, tidak hanya dari Singapura ke Belitung namun juga sebaliknya. Arus penumpang dua arah menjadi faktor penting keberlangsungan rute. Dukungan masyarakat dan pelaku usaha sangat dibutuhkan.
"Jadi kita harus meyakinkan maskapai bahwa rute ini potensial maka nanti bisa berlanjut dan frekuensi penerbangan bisa ditambah," katanya. Keyakinan maskapai menjadi kunci peningkatan frekuensi penerbangan. Potensi pasar yang stabil akan memperkuat komitmen jangka panjang.
Penguatan Ekonomi dan Identitas Wisata Alam
Ia meyakini rute Singapura - Belitung ini akan menguatkan ekonomi daerah. Peningkatan kunjungan wisatawan akan mendorong sektor jasa dan UMKM. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Selain itu, wisata Belitung semakin tampil percaya diri ke dunia internasional. Destinasi ini tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga kualitas lingkungan. Citra positif ini menjadi daya tarik utama.
"Kekuatan terbesar pariwisata Belitung adalah lingkungan bersih dan asri, kita bukan menawarkan gedung tinggi, namun keasrian alam yang terus kita jaga, kita ingin membawa mereka ke Belitung ini ke alam yang bersih, udara bersih, dan lingkungan yang tenang," ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan arah pengembangan pariwisata Belitung. Alam yang terjaga menjadi identitas utama yang ditawarkan ke dunia.