Menhan Pastikan Ribuan ASN Dilatih Jadi Komponen Cadangan

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:17 WIB
Menhan Pastikan Ribuan ASN Dilatih Jadi Komponen Cadangan

JAKARTA - Upaya penguatan sistem pertahanan negara terus diperluas pemerintah dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari Komponen Cadangan (Komcad). 

Langkah ini menandai pendekatan baru dalam menanamkan semangat bela negara di lingkungan birokrasi sipil, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan nasional secara menyeluruh. 

Kementerian Pertahanan memastikan program ini mulai dijalankan pada semester pertama 2026 dengan sasaran ribuan ASN dari berbagai kementerian dan lembaga.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa sekitar 4.000 ASN di Jakarta akan mengikuti pelatihan sebagai Komcad pada tahap awal pelaksanaan program. 

“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang,” kata Sjafrie.

Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun pertahanan negara berbasis partisipasi warga negara.

Pelatihan Terpusat di Jakarta Pada Tahap Awal

Pada fase awal, pelatihan Komcad bagi ASN akan dipusatkan di lingkungan kementerian dan lembaga yang berada di Jakarta. Skema ini dipilih untuk memudahkan koordinasi serta memastikan kesiapan infrastruktur pelatihan. 

Sjafrie menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia yang mengikuti retret di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 30 Januari 2026.

Menurut Sjafrie, keterlibatan ASN dalam program Komcad bukan semata-mata untuk memperbesar jumlah cadangan pertahanan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter. 

Para ASN dipandang memiliki peran strategis sebagai pelayan publik yang perlu dibekali semangat nasionalisme dan kesadaran bela negara. 

Dengan pelatihan yang terstruktur, diharapkan nilai-nilai tersebut dapat terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di instansi masing-masing.

Fokus Pembinaan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Sjafrie menjelaskan, keikutsertaan ASN dalam Komcad bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam mengabdi kepada negara. 

ASN berusia 18 hingga 35 tahun akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan, ketahanan fisik, serta mental kebangsaan. 

Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai sistem pertahanan negara tanpa mengubah status ASN sebagai aparatur sipil.

Setelah seluruh rangkaian pelatihan dasar selesai, para ASN yang telah mengikuti program Komcad akan dipulangkan ke instansi dan lembaga masing-masing untuk melanjutkan pengabdian. 

Dengan demikian, program ini tidak mengganggu fungsi utama ASN dalam pelayanan publik. Justru sebaliknya, diharapkan pengalaman pelatihan tersebut dapat memperkuat etos kerja, loyalitas terhadap negara, serta komitmen dalam melayani masyarakat.

Dilakukan Bertahap dan Tidak Gantikan Peran TNI

Pelaksanaan pelatihan Komcad bagi ASN akan dilakukan secara bertahap. Sjafrie menyebutkan pembagian pelatihan dilakukan setiap triwulan agar target pembentukan komponen cadangan dapat tercapai secara optimal. 

“Kita bagi setiap triwulan sehingga nanti pada saat semester pertama kita sudah mempunyai komponen cadangan cukup besar. Itulah proyeksi bagaimana negara harus mempertahankan dirinya,” kata Sjafrie.

Meski demikian, Menhan menegaskan bahwa keberadaan ASN sebagai Komcad tidak akan menggantikan peran Tentara Nasional Indonesia sebagai ujung tombak pertahanan negara.

 Komcad diposisikan sebagai unsur pendukung yang dapat dimobilisasi dalam kondisi tertentu sesuai ketentuan perundang-undangan. Penegasan ini penting untuk menghindari persepsi keliru bahwa program Komcad bertujuan mengalihkan tugas utama TNI.

Dengan adanya pelibatan ASN dalam Komcad, pemerintah berharap semangat bela negara dapat tumbuh lebih luas di kalangan birokrasi. Jiwa nasionalisme yang semakin kuat diyakini akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik. ASN yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kepentingan negara diharapkan mampu menjalankan tugas dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab yang lebih besar.

Program Komcad bagi ASN juga mencerminkan pendekatan pertahanan semesta yang menempatkan seluruh elemen bangsa sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. 

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan terukur, pemerintah menargetkan terciptanya sumber daya manusia yang tidak hanya profesional di bidangnya, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan nasional yang kuat. Langkah ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Terkini